Konsep Sīma Sebagai Alternatif Pemanfaatan Cagar Budaya

Gagasan menggunakan konsep sīma berangkat dari salah satu tujuan pengelolaan cagar budaya yaitu memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya kepada rakyat dengan tidak mengurangi atau mengganggu nilai-nilai cagar budaya. Penulis: Perwira Utama | Penyunting: Tyassanti Kusumo & Sandy Maulana Pada masa perkembangan agama Hindu dan Buddha di Indonesia, dikenal sebuah konsep agraria yaitu konsep tanah sīma. Tanah sīma,Continue reading “Konsep Sīma Sebagai Alternatif Pemanfaatan Cagar Budaya”

Donggala dan Kisah-Kisah Niaga

Tersebutlah sebuah kota di tengah Pulau Sulawesi. Donggala namanya. Kota ini, sejak ratusan tahun lalu, telah mengandalkan pelabuhan juga usaha-usaha niaga untuk memenuhi kebutuhannya. Penulis: Sandy Maulana Melacak hingga abad ke-12, J.V.C Mills (1979: 69–85) menyebut rute-rute kapal Nusantara terdiri dari dua rute, yaitu rute barat dan rute timur. Rute timur dibagi lagi menjadi duaContinue reading “Donggala dan Kisah-Kisah Niaga”

Colt Kampus, Transisi Kewenangan Orde Baru dan Kisah-kisah dari Djoko Dwiyanto

“Kalau ingin sukses menyejahterakan rakyat”, kata beliau, kita harus mengikuti peribahasa: Sepi ing pamrih rame ing gawe. Jangan mau korupsi! Penulis: Dhimas Langgeng | Penyunting: Sandy Maulana Pasca pemilihan umum (pemilu) anggota DPR dan DPRD di tahun 1977 usai, berbondong-bondong mahasiswa di kota-kota besar Indonesia turun ke jalan untuk menggelar unjuk rasa. Merasa terganggu denganContinue reading “Colt Kampus, Transisi Kewenangan Orde Baru dan Kisah-kisah dari Djoko Dwiyanto”

Meneroka Kemanusiaan di Pulau Galang

Semua manusia perahu tahu risiko-risiko buruk yang mungkin timbul dari eksodus, tapi mereka teguh berprinsip it’s better to drown at sea than to live under communism (Duong, 2000). Penulis: Hot Marangkup Tumpal S. | Penyunting: Sandy Maulana Beberapa bulan lalu, tepatnya Maret, saya mendengar wacana bila pemerintah Indonesia ingin membangun sebuah rumah sakit khusus untukContinue reading “Meneroka Kemanusiaan di Pulau Galang”

Museum Pabrik Gula Tak Semanis Sejarahnya: Bagaimana Sikap Kita?

Museum merupakan artefak politis, ia tidak bebas nilai. Penulis: Irsyad Martias | Penyunting: Sandy Maulana Beberapa tahun ke belakang, berkunjung ke museum menjadi agenda rutin di berbagai jenjang institusi pendidikan. Tengok saja setiap akhir pekan atau akhir semester, museum ramai dipenuhi seragam putih abu-abu, pramuka, atau lain waktu kaos oblong dengan tulisan study tour diContinue reading “Museum Pabrik Gula Tak Semanis Sejarahnya: Bagaimana Sikap Kita?”

Bahasa: Antara Jepang, Korea, dan Indonesia

Kita harus bangga berbahasa Indonesia. Belajar bahasa lain juga sah-sah saja. Penulis: Salma FK | Penyunting: Sandy Maulana Saya bukan penikmat sejati film atau serial drama Korea. Kalau iseng atau ada yang menarik baru saya tonton. Untuk film mungkin bisa dihitung jari, sedangkan drakor yang sampai tamat cuma satu, Crash Landing on You. Salah satuContinue reading “Bahasa: Antara Jepang, Korea, dan Indonesia”

Trowulan, Kelindan dan Upaya AGA Menyongsong Hari Esok

Sejak setidaknya 200 tahun lalu saja imajinasi dan cerita yang berkembang di masyarakat tentang Majapahit sudah beredar luas. Sementara, kita tak pernah tahu pasti ada apa di tahun-tahun sebelumnya. Adakah cerita lain, atau kehidupan di kawasan Trowulan yang menimpa lapisan budaya Majapahit? Penulis: Tyassanti Kusumo | Penyunting: Sandy Maulana Membicarakan Trowulan, kawasan historis yang masukContinue reading “Trowulan, Kelindan dan Upaya AGA Menyongsong Hari Esok”