Melihat Sisa-Sisa Kejayaan Saudagar Penyamakan Kulit di Gresik

Pintu utama dari rumah lalu saya ketuk. Sesosok wanita berumur 70-an tahun membuka pintu. “Maaf, Pak De Noot-nya ada?” Penulis: Muhammad Faiz | Penyunting: Sandy Maulana Saat itu menjelang asar di kota Gresik yang panas. Saya baru selesai mengunjungi beberapa situs di Gresik. Memasuki gang yang dipenuhi bangunan tua bertingkat dua hingga empat, saya memarkirkanContinue reading “Melihat Sisa-Sisa Kejayaan Saudagar Penyamakan Kulit di Gresik”

Museum Pabrik Gula Tak Semanis Sejarahnya: Bagaimana Sikap Kita?

Beberapa tahun ke belakang, berkunjung ke museum menjadi agenda rutin di berbagai jenjang institusi pendidikan. Tengok saja setiap akhir pekan atau akhir semester, museum ramai dipenuhi seragam putih abu-abu, pramuka, atau lain waktu kaos oblong dengan tulisan study tour di punggung. Ini tentu pemandangan yang layak diapresiasi karena minat kunjungan yang tinggi seringkali beriringan denganContinue reading “Museum Pabrik Gula Tak Semanis Sejarahnya: Bagaimana Sikap Kita?”

Bahasa: Antara Jepang, Korea, dan Indonesia

Kita harus bangga berbahasa Indonesia. Belajar bahasa lain juga sah-sah saja. Penulis: Salma FK | Penyunting: Sandy Maulana Saya bukan penikmat sejati film atau serial drama Korea. Kalau iseng atau ada yang menarik baru saya tonton. Untuk film mungkin bisa dihitung jari, sedangkan drakor yang sampai tamat cuma satu, Crash Landing on You. Salah satuContinue reading “Bahasa: Antara Jepang, Korea, dan Indonesia”

Refleksi Simbol di Masjid Gedhe Mataram

Memasuki Masjid Gedhe Mataram di Kotagede, Yogyakarta, menimbulkan perasaan yang berbeda dibandingkan kunjungan saya ke masjid-masjid lain. Melihat gapura dan pagar yang menyambut rawan membuat siapa saja yang mampir merasa seperti berada di candi, alih-alih di masjid. Jika mendengar cerita masyarakat sekitar, akan dikisahkan bahwa dulu, ketika masjid ini dibangun, orang-orang Hindu yang sudah lebihContinue reading “Refleksi Simbol di Masjid Gedhe Mataram”

Trowulan, Kelindan dan Upaya AGA Menyongsong Hari Esok

Sejak setidaknya 200 tahun lalu saja imajinasi dan cerita yang berkembang di masyarakat tentang Majapahit sudah beredar luas. Sementara, kita tak pernah tahu pasti ada apa di tahun-tahun sebelumnya. Adakah cerita lain, atau kehidupan di kawasan Trowulan yang menimpa lapisan budaya Majapahit? Penulis: Tyassanti Kusumo | Penyunting: Sandy Maulana Membicarakan Trowulan, kawasan historis yang masukContinue reading “Trowulan, Kelindan dan Upaya AGA Menyongsong Hari Esok”

Asosiasi Geospasialis Arkeologi: Penyambung Data Geospasial Sumber Daya Arkeologi Indonesia

Kehadiran AGA dengan niat baiknya: membenahi satu lingkup kecil di dunia arkeologi Indonesia boleh jadi adalah nafas baru yang sudah selayaknya dibantu besarkan bersama-sama. Penulis: Sandy Maulana Kamis, 1 Oktober 2020, ratusan praktisi, peminat, dan pemerhati di bidang geospasial arkeologi mendeklarasikan pendirian Asosiasi Geospasialis Arkeologi (AGA) melalui pertemuan daring di Google Meet. Lahirnya AGA takContinue reading “Asosiasi Geospasialis Arkeologi: Penyambung Data Geospasial Sumber Daya Arkeologi Indonesia”

Saya Bisa Diganggu Kapan Saja..

Obituari “lancang” seorang murid untuk gurunya. Penulis : Yogi Pradana | Penyunting : Sandy Maulana Jumat 18 September 2020, saya baru saja pulang selepas bertakziah dari rumah duka Pak Djoko di Purwomartani, Kalasan. Saya membaringkan tubuh sebentar; menyalakan laptop; dan membuka folder yang berisi memori saya dengan Beliau di tahun 2016. Ada perasaan tidak pantasContinue reading “Saya Bisa Diganggu Kapan Saja..”