Tips Anti Nyasar di Candi Borobudur

Lho, kenapa harus memahami patung Buddha, emang si patung bisa ngomong haahh???

Penulis: Maulana Ainul Yaqin | Penyunting: Sandy Maulana

Hayoo… pernah nggak sih kalian tersesat di Candi Borobudur? Atau terpisah dari rombongan study tour? Kemudian tak tau jalan pulang dan bernyanyi lirih dalam hati: aku tanpamu, butiran debu. HAHAHAHA, mamam~ Tenang-tenang, saya bakal memberi kalian tips anti nyasar di Candi Borobudur dengan memahami patung Buddha.

Lho, kenapa harus memahami patung Buddha, emang si patung bisa ngomong haahh??? Eits, jangan salah, si patung bakal membimbing kalian lho dengan isyarat gestur tangan.

Waduh lampau.in makin ngaco aja. Sungguh ini benar. It’s real, Dab!

Sejak SD kita sudah sering diajarkan jika Candi Borobudur adalah peninggalan umat Buddha. Patung atau istilah lainnya, arca, memiliki mudra (macam-macam gestur telapak tangan dengan makna simbolis tertentu) yang berbeda-beda. Untungnya, mudra di Candi Borobudur nggak aneh-aneh dan sangat mudah dipahami oleh orang awam yang bukan pengikut ajaran Buddha.

Arah yang umum kita hafal kan ada empat: utara, timur, selatan, dan barat. Jadi, mari kita belajar mudra yang menunjukkan empat arah itu di arca Candi Borobudur.

Utara

This image has an empty alt attribute; its file name is TQa0gRzJL2WBCxoFuulCkY15ShymUeAobqiB9xi6WW-8zafZLEO5NHJkpxC-nMOqFdPwqx_iSg5pPb-VXsyC6o7ZJBTLFB8UoN1qOLOmSjuBh6m2zqVVEHnVcMYbFnsdMFABs2dd

Jika kalian melihat arca yang memiliki mudra seperti ini, pasti kalian berada di sisi utara candi. Mudra ini biasa dinamakan Abhaya Mudra. Sedikit info, arah utara adalah arah keluar dari Candi Borobudur untuk menuju ke wahana lainnya.

Barat

This image has an empty alt attribute; its file name is buWzSBci_AjwoRjxOqVPSj2ZFS6aL5pJbmsmZQXImZSL1GbmpNonsH4yWwkDv5X3py7sOFKDZlXVKQYfFESw6kYoCWUt9tkM-tqCkiw5POHnzhCUCkWr8Cep0udDQS3h6_UKk0JZ

Jika kalian melihat arca dengan bentuk mudra seperti ini, pasti kalian berada di sisi barat candi. Mudra ini dinamakan Dhyana Mudra.

Selatan

Arca dengan bentuk mudra seperti ini biasa dinamakan Wara Mudra. Jika kalian berada di dekat arca dengan posisi tangan begini berarti kalian sedang berada di sisi selatan, teman-teman.

Timur

This image has an empty alt attribute; its file name is KCPEDe60cuqsGpc2LNLnNF5gjq1PsUa-jilipifIKiLIHVyZ--OhYnjhVwq_C2qldGVl7yV34mAU04axR2N4_2JBzXbRYnxDD0ACTdmNSVYXR7INGSMC-KtPJSL8fB9jiXY7vn-9

Jika kalian melihat arca dengan bentuk mudra begini, pasti kalian berada di sisi timur. Mudra arca ini biasa dinamakan Bhumisparsa Mudra. Namun, jika kalian tersesat di arah ini, waduh pasti kalian seperti karakter Zoro di manga One Piece. Kenapa begitu? Masa’ kalian baru masuk Candi Borobudur langsung tersesat???

Sebenarnya masih ada dua sikap mudra lagi. Akan tetapi, jika kalian menemukan sikap mudra selain yang telah disebutkan di atas, jangan dihiraukan ya! Karena itu menunjukkan posisi kalian sedang di tengah-tengah candi. Masa’ udah di tengah-tengah candi malah bingung. Ya selfie dululah!

Awas saja kalau masih tersesat di Candi Borobudur, saya kutuk kalian jadi relief Jataka!

Sumber foto:
https://nibbana.id/mudra-posisi-tangan-sang-buddha/

Tentang Penulis

Maulana Ainul Yaqin
Berasal dari tanah Oseng. Suka berkelana mencari soto dan berimajinasi. Hobi main game.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: